Hutan Ada dalam Jiwa

Banyak orang mencari tempat indah yang eksotis dan tujuan mereka adalah hutan. Pepohonan rimbun dan mata air yang menetes dari batu-batu atau pancoran. Mereka mencari bahkan menyepi, di tempat seperti ini dengan hanya satu alasan, menenangkan jiwa, setelah sumpek dari hujaman rutinitas.

Ketika membutuhkan kedamaian, kita kerap mencari suasana. Lalu suasanalah yang menyeret kita untuk selalu akrab dengan alam, meski pada sisi lain, sesungguhnya atas nama kehidupan, manusia selalu cenderung merusak hutan, alam dan lingkungan. Atas nama industri dan kesejahteraan, manusia mengelola alam tanpa perhitungan ekologis…

Tetapi, ada hal yang mungkin keliru, karena ketika kita membutuhkan hutan, membutuhkn pepohonan dan gemercik air pancuran, bagi kita hanya tempat seperti itulah menjadi sarana kedamaian jiwa. Lalu ketika kita lari, menjauhi hingar-bingar metropolitan, tidakkah kita sadari tindakan itu merupakan ekspresi diskriminatif kita terhadap lingkungan yang bernama kota.

Padahal, kita bangun kota juga dengan dalih kemajuan serta mendayagunakan akal dan fikiran kita sebagai manusia untuk berbudaya. Bukankah kita berlomba membangun kota-kota metropolitan dengan gedung pencakar langit sebagai perwujudan peradaban kita. Tetapi, ketika butuh alam, atas nama kedamaian jiwa, kita seolah melihat hingar-bingar metropolitan dengan simbol kemodernannya sebagai kambing hitam perusak kedamaian.

Karena itu, bagi saya, kedamaian memang membutuhkan suasana nyaman dan eksotis, tetapi kedamaian jiwa tidak harus membajak hutan dan lingkungan eksotis itu. Sebab, kedamaian bersemi di bawa pepohonan rimbun nan sejuk, tetapi pada jiwa-jiwa yang bisa damai dan berdamai di bawah pohon. Kedamian tidk akan bersemi dalam jiwa yang gelisah dan kerontang, yang mencoba membajak keheningan alam.

Sebab, di tengah belantara gedung pencakar langit pun, kita bisa membangun hutan, air pancoran dan kicauan burung. Karena hutan dan kedamaian ada dalam jiwa kita masing-masing. (mustam arif/01/2007)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s